Sindrom Marfan, Benarkah Penyakit Langka?

137 views
loading...

PERNAHKAH kami mendengar tentang penyakit sindrom Marfan? dan seberapa jauh pengetahuan kalian tentang penyakit yg mampu di bilang langka ini?

Sindrom Marfan bukanlah penyakit umum yg biasa terjadi, karena penderita nya cuma 1 berbanding 10.000 ribu orang didunia dengan persentase perkara sekitar 0,03 persen. Juga, Sindrom Marfan dikategorikan dalam daftar kelainan genetika yg biasanya bersifat menurun.

Seperti yg tertulis dalam laman Alodokter.com, sindrom marfan yaitu golongan penyakit yg membuat jaringan ikat atau jaringan yg bertugas menjaga struktur tubuh, menjadi terganggu. Dengan tingkat keparahan penyakit yg bervariasi akan dari yg ringan sampai yg berat serta komplikasi.

Penyebab seseorang mengalami sindrom Marfan adalah adanya kerusakan sebuah gen yg bertanggung jawab dalam memproduksi protein tertentu. Kerusakan gen ini selanjutnya mulai menimbulkan protein bernama Fibrilin diproduksi secara abnormal. Hal ini mengakibatkan dua tubuh menjadi lentur dan tak normal dan adanya tulang yg tumbuh secara tak terkendali. Kerusakan gen ini juga yg mulai menyebabkan dua tulang penderitanya tumbuh panjang.

Selain karena kerusakan gen Fibrilin, faktor genetika juga menjadi faktor penyebabnya. Misalnya seandainya salah seorang dari orang tua memiliki riwayat penyakit Sindrom Marfan, maka anak juga mulai mewarisi sindrom ini. Namun, sekitar 1 dari 4 masalah sindrom Marfan, terjadi bukan karena keturunan, walau hal ini jarang terjasi.

Beberapa pakar mencurigai ciri-ciri fisik yg bisa kalian lihat dari seseorang dengan sindrom Marfan, sebagai berikut; bentuk tubuh yg kurus dan tinggi, memiliki ukuran lengan yg panjang, tangan dan kaki kelihatan ramping, serta jari tangan maupun kaki yg juga panjang.

Selain ciri fisik tersebut, kami juga mampu melihat hal lainnya dari penderita sindrom marfan , misalnya mengalami rabun jauh (miopi), perubahan lensa okuler pada mata, dan tidak jarang memengaruhi katup aorta yg menjaga darah agar tak bocor ke jantung. Jika seseorang mengidap gejala atau ciri seperti diatas, dianjurkan bagi tak terlalu banyak melakukan aktivitas fisik yg berat.

* Chairunnisa Dhiee, Relawan Kesehatan RS Ibnu Sina, Jakarta.

Sumber: http://gayahidup.inilah.com
Sekian Tentang : Sindrom Marfan, Benarkah Penyakit Langka?. Semoga bermanfaat dan jangan lupa kunjungi www.lovlar.com

YUK Baca berita seputar POLITIK, Ekonomi dan Sport di sini www.newsviralnet.com'
Buat Pebisnis Silahkan anda bisa merasakan Sukses Bersama Kami Mari Menjadi Investor Produk-Produk kami Kontak WA: 085234272344

Download

(Visited 25 times, 1 visits today)